Langsung ke konten utama

Muda

Muda mendunia
Muda berpesta
Muda bahagia
Muda bercinta

Muda

Ini pilihan
Apa yang ingin dilakukan
Fase fase kehidupan
Rodaku sudah melwati jalanan

Setelah terombang ambing kebingungan
Karena kisah bucin yang penuh harapan dan luka kesakitan
Diri lebih banyak tercenung
Melihat diri pagi dan esok hari

Tempat di ruang itu sekarang kosong melompong
Dan resepsionis hati sedang menolak tamu dalam bentuk apapun
Menghentikan aktivitas detak berdebar jika ada yg spesial
Mencoba mengingat2 bahwa pernah melakukan kesalahan besar
Berharap banyak pada makhluk yang tidak kuasa memberi kepastian

Tercenung lagi
Mengingat diri pernah luka karena ragu dengan Firman Tuhan

Tapi diri ini tak naif
Selalu berdesir diguyur kerinduan
Namun menjerit
Mengenang pernah di pukul pelanggaran

Apapun itu aku telah mengalaminya
Menunggu bak orang setia
Dan orang bodoh dikata
Aku  terima dan antusias tetap menunggunya

Mengucapkan selamat malam
Ingin diperhatikan tentunya
Dan diberi kabar karna senang rasanya
Kemudian mengulanginya 24 jam kemudian
Untuk melakukan hal yang sama


Tak apa sekarang begini keadaannya
Aku tak pernah menyesal pernah hidup dgn cita dan cinta bersamanya
Mau itu cinta monyet namanya
Tak apa,, indah mengenang nya

Aku pernah setulus itu rupanya
Padahal sudah pengganggu dikata
Tak apa
Matahari sering diserapahi
Tetap antusias menyinari
Terimakasih hatiku
Selalu menghidupkan asakù

Esok pagi
Mari berlari
Menikmati hal bahagia yang masih terhampar dibumi ♡♡





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Uzbekistan Part II - Kota Tua itu Bernama Bukhara

Bismillah.. Papan Petunjuk Lokasi di Bukhara Aku bergegas turun dari mobil cevrolet tua di depan sebuah stasiun kereta. Sesaat setelah menutup pintu, aku menggeret-geret koper dan berlari kecil menuju pintu stasiun. Udara terasa sangat dingin, disertai butiran salju halus berjatuhan. Halaman stasiun tampak putih. Sebelum masuk, aku dan temanku menyempatkan diri untuk singgah di toko kecil di depan pintu stasiun, kami memberi cemilan dan air mineral sebagai bekal untuk 7 jam perjalanan kereta. Setelah memasuki stasiun, udara seketika menghangat. Kutengok sekeliling, semua wajahnya asing, postur tubuhnya tinggi tegap dengan mantel tebal. Kami cukup kesulitan mencari tempat duduk. Terdengar hingar bingar pengumuman dari sumber pengeras suara, namun semuanya tidak kumengerti. Tidak ada pengumuman susulan berbahasa Inggris. Karena khawatir terlewat, kami segera bertanya ke petugas terkait jadwal keberangkatan kereta, yang ternyata masih menunggu sesuai jadwal di tiket.  Mengantri di St....

Negara ke 5: Uzbekistan Part I

Bismillah.. Seperti memutar kaset film favorit, ingatan tentang perjalananku dua bulan lalu terus muncul di kepala. Mulai kusut karena setiap adegan muncul bersamaan, tampak harus kutulis agar terurai rapih dan tayang dengan baik di otakku. Menuju Tashkent, Ibu Kota Uzbekistan Masih sangat jelas rasanya duduk di pesawat dari Istanbul menuju Tashkent. Melintasi langit Baku, Azerbaijan. Aku memandangi monitor yang lebih jadul daripada pesawat sebelumnya. Lebih susah di zoom dan disentuh, responnya lambat dan layarnya tidak HD. Saat itu cuaca terasa panas, cahaya matahari masuk langsung lewat jendela, meskipun pemandangan gunung bersalju tampak cantik di bawah sana, akhirnya aku dan temanku memutuskan menutupnya. Ku tengok sekeliling pesawat, kursi tampak banyak yang kosong, dan semua fitur wajahnya asing, tidak ada yang mirip sepertiku yang kurasa punya khas wajah SEA. Mereka tampak menganggap pesawat sebagai rumah sendiri, tidur selonjoran karena sampingnya kursi kosong. Penerbangan yan...

3 Negara : Part 1 - Niat Satu Negara, Eh Jadi Tiga

Bismillah.. Pada awal bulan Februari aku dan temanku pergi ke 3 negara ASEAN, yaitu Thailand, Vietnam, dan Malaysia. Aku sudah janji akan ceritakan pengalaman kami dari PoV-ku. Alasan aku menulis ini, pertama untuk mengabadikan ceritaku, kedua untuk membantu siapapun yang membutuhkan cerita ini. Karena  pada tahap rencana, aku pun membaca puluhan blog sebagai bahan risetku untuk persiapan pergi. Dan aku terbantu oleh tulisan2 traveler tersebut, aku harap demikian tulisanku dapat membantu yang lain. Tulisan ini akan aku bagi menjadi 3 part.  Part 1 : tentang Persiapan Part 2 : tentang Budgeting dan Experience Part 3 : tentang Lessons  Persiapan Solo atau Travel Agent? Aku dan temanku mempersiapkan semuanya tanpa travel agent. Mulai dari riset tempat, akomodasi, transportasi dan lain sebagainya. Kita gak pake Visa ya, karena passport kita bisa izin tinggal ke negara2 itu, cek aja passport kita bisa masuk gratis kemana aja, cari di google ya. Jadi dokumennya cukup passpost...