Langsung ke konten utama

Uang Uang Uang

Bismillah
Malam minggu
Kacau
Malam penuh rindu
Malam penuh ambigu

Remaja
Dewasa
Tua
Aku mematung berdiri diantara yg dua
Remaja dan deawasa

Aku tau orientasi bahagia orang2 berbeda
Orientasi anggapan sukses juga macam2
Hari ini tanggal 1 februari
Alamak menunggu januari finish itu lama tak terkendali

Aku ingin dan direstui juga belajar mnyetir
Tadi siang pertemuan ke dua belajar banting setir
Aku belum makan pagi
Pusing tak terkrndali

Belok kanan kiri
Kaya omelan terus menimpuki
Ingin  rasanya langsung turun saja lalu pergi
Tapi ingat amanah dari orangtua supaya bisa nyetir sendiri

Hei satu juta lah uang yg orang tua ku beri
Kalu tak benar
Kecewa banyak tak terperi
Makannya harus benar mampu sesuai standar

Aku sudah merasa butuh uang
Dan tau susah cari uang
Malam nya aku antar anak yg sakit
Alamak.. ternyata membantu orang juga butuh uang

Aku beli bubur..pakai apa ? Ya uang
Aku ini itu pakai apa ? Ya uang
Hei kata siapa tak butuh uang
Berbuat baik saja perlu uang

Segede gini ditambah aku sudah tergiur investasi
Tabungan masa kini
Persiapan sana sini
Aku tak mau sekedar jadi gadis duduk manis

Ingin benar menghargai waktu dan uang
Ini aku tulis bukan mata duitan
Sekedar berkabar kalau kita sudah besar
Biar mata terbelalak terbuka buat sadar
Kebutuhankita mulai melebar
Jangan payah2 buang waktu untuk yg tak perlu
Orangtua mu kaya pun
Belum tintu kau pandai mengatur uang bejibun
Ayok lah sama sama terbangun
Dari pada gusar sudah beruban di ubun2
Semangat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Uzbekistan Part II - Kota Tua itu Bernama Bukhara

Bismillah.. Papan Petunjuk Lokasi di Bukhara Aku bergegas turun dari mobil cevrolet tua di depan sebuah stasiun kereta. Sesaat setelah menutup pintu, aku menggeret-geret koper dan berlari kecil menuju pintu stasiun. Udara terasa sangat dingin, disertai butiran salju halus berjatuhan. Halaman stasiun tampak putih. Sebelum masuk, aku dan temanku menyempatkan diri untuk singgah di toko kecil di depan pintu stasiun, kami memberi cemilan dan air mineral sebagai bekal untuk 7 jam perjalanan kereta. Setelah memasuki stasiun, udara seketika menghangat. Kutengok sekeliling, semua wajahnya asing, postur tubuhnya tinggi tegap dengan mantel tebal. Kami cukup kesulitan mencari tempat duduk. Terdengar hingar bingar pengumuman dari sumber pengeras suara, namun semuanya tidak kumengerti. Tidak ada pengumuman susulan berbahasa Inggris. Karena khawatir terlewat, kami segera bertanya ke petugas terkait jadwal keberangkatan kereta, yang ternyata masih menunggu sesuai jadwal di tiket.  Mengantri di St....

Negara ke 5: Uzbekistan Part I

Bismillah.. Seperti memutar kaset film favorit, ingatan tentang perjalananku dua bulan lalu terus muncul di kepala. Mulai kusut karena setiap adegan muncul bersamaan, tampak harus kutulis agar terurai rapih dan tayang dengan baik di otakku. Menuju Tashkent, Ibu Kota Uzbekistan Masih sangat jelas rasanya duduk di pesawat dari Istanbul menuju Tashkent. Melintasi langit Baku, Azerbaijan. Aku memandangi monitor yang lebih jadul daripada pesawat sebelumnya. Lebih susah di zoom dan disentuh, responnya lambat dan layarnya tidak HD. Saat itu cuaca terasa panas, cahaya matahari masuk langsung lewat jendela, meskipun pemandangan gunung bersalju tampak cantik di bawah sana, akhirnya aku dan temanku memutuskan menutupnya. Ku tengok sekeliling pesawat, kursi tampak banyak yang kosong, dan semua fitur wajahnya asing, tidak ada yang mirip sepertiku yang kurasa punya khas wajah SEA. Mereka tampak menganggap pesawat sebagai rumah sendiri, tidur selonjoran karena sampingnya kursi kosong. Penerbangan yan...

3 Negara : Part 1 - Niat Satu Negara, Eh Jadi Tiga

Bismillah.. Pada awal bulan Februari aku dan temanku pergi ke 3 negara ASEAN, yaitu Thailand, Vietnam, dan Malaysia. Aku sudah janji akan ceritakan pengalaman kami dari PoV-ku. Alasan aku menulis ini, pertama untuk mengabadikan ceritaku, kedua untuk membantu siapapun yang membutuhkan cerita ini. Karena  pada tahap rencana, aku pun membaca puluhan blog sebagai bahan risetku untuk persiapan pergi. Dan aku terbantu oleh tulisan2 traveler tersebut, aku harap demikian tulisanku dapat membantu yang lain. Tulisan ini akan aku bagi menjadi 3 part.  Part 1 : tentang Persiapan Part 2 : tentang Budgeting dan Experience Part 3 : tentang Lessons  Persiapan Solo atau Travel Agent? Aku dan temanku mempersiapkan semuanya tanpa travel agent. Mulai dari riset tempat, akomodasi, transportasi dan lain sebagainya. Kita gak pake Visa ya, karena passport kita bisa izin tinggal ke negara2 itu, cek aja passport kita bisa masuk gratis kemana aja, cari di google ya. Jadi dokumennya cukup passpost...