Langsung ke konten utama

Menjadi

Aku baru berulang tahu  pada setengah dari keseluruhan tanggal bulan April.
Aku sudah mencapai angka 19..
But, shesshhh..
Pencapaian apa yg ku capai?

Sepertinya ini titik balik kelahiran ku..haha.. it is not 'reinkarnasi ya'
Ini lebih kepada makna lain yg lebih abstrak mengenai karakter.

Aku telah mencapai banyak hal sebelumnya prestasi, kebahagiaan, pertemanan gang indah, cinta dan impian yang megah, perjuangan yang mewah, sampai aku mencapai titik balik dimana perasaanku goyah..semua terbalik.. akal sehat pun seperti melayang jauh dari jangkauan gravitasi .. apalagi hati..mungkin sudah melorot dari tempat nya.. data data sedih bahagia sudah amburadul , bocor masuk ke empedu.. menjadi kuning sampai aku tak tau yg mana sedih dan bahagia.. sungguh..

Bahkan sampai sekarang aku menimbang2 akan menjadi diriku yg seperti apa..
Akanmelanjutkan hidup sekaligus memulai hidup sebagai org apatis? Atau tiba2 aku menjadi sosiopat? Atau aku justru menjadi orang yang sangat memiliki ketertarikan sosial yg kuat..
Whatever aku masih mencari dan berpikir lewat busa empuk yang terlentak dikamarku sambil berdesakan dengam boneka boneka gendut tapi aku menyukainya. Disanalah aku berpikir sambil menunggu pandemi ini musnah, aku menatap jendela aku ingin kebebasan.. wara wiri diatas hampatan dunia..tapi semua mengecam hal itu.. sekarang hal yang paling mulia dan dijungjung tinggi oleh rakyat seperti ku adalah #dirumahsaja..

Akupernah membaca kutipan yang bisa dijadikan pertimbangan untuk langkahku selanjutnya..
¤Tidak ada yg lebih seksi selain perempuan uyang sedang berani mengejar mimpi. Oh aku lupa siapa penulisnya.. maafkan aku writer,, sepertinya makna kata ini lebih penting dr mengingat namamu
¤no ton drama korea buat aku rajin capture kata2 menarik.. di episode awal ji chang wook dalam srama SP mengatakan tak ada gunanya merutuki dengan lagu kutukan itu tak membuat sesuatu kembali..abaikan saja..jjalani hidupmu lebih baik dan berbahagialah..

Masih banyak tapi tak ada yg benar benar ku ingat..

Walaupun segala sesuatu telah berlalu..
Tapi hatiku mengingin kan aku tetap melangkah dengan percaya diriku  
Keceriaan,Kebaikan, dan pengampunan.
Buenos diaz.. ini sudah pagi :)

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Uzbekistan Part II - Kota Tua itu Bernama Bukhara

Bismillah.. Papan Petunjuk Lokasi di Bukhara Aku bergegas turun dari mobil cevrolet tua di depan sebuah stasiun kereta. Sesaat setelah menutup pintu, aku menggeret-geret koper dan berlari kecil menuju pintu stasiun. Udara terasa sangat dingin, disertai butiran salju halus berjatuhan. Halaman stasiun tampak putih. Sebelum masuk, aku dan temanku menyempatkan diri untuk singgah di toko kecil di depan pintu stasiun, kami memberi cemilan dan air mineral sebagai bekal untuk 7 jam perjalanan kereta. Setelah memasuki stasiun, udara seketika menghangat. Kutengok sekeliling, semua wajahnya asing, postur tubuhnya tinggi tegap dengan mantel tebal. Kami cukup kesulitan mencari tempat duduk. Terdengar hingar bingar pengumuman dari sumber pengeras suara, namun semuanya tidak kumengerti. Tidak ada pengumuman susulan berbahasa Inggris. Karena khawatir terlewat, kami segera bertanya ke petugas terkait jadwal keberangkatan kereta, yang ternyata masih menunggu sesuai jadwal di tiket.  Mengantri di St....

Negara ke 5: Uzbekistan Part I

Bismillah.. Seperti memutar kaset film favorit, ingatan tentang perjalananku dua bulan lalu terus muncul di kepala. Mulai kusut karena setiap adegan muncul bersamaan, tampak harus kutulis agar terurai rapih dan tayang dengan baik di otakku. Menuju Tashkent, Ibu Kota Uzbekistan Masih sangat jelas rasanya duduk di pesawat dari Istanbul menuju Tashkent. Melintasi langit Baku, Azerbaijan. Aku memandangi monitor yang lebih jadul daripada pesawat sebelumnya. Lebih susah di zoom dan disentuh, responnya lambat dan layarnya tidak HD. Saat itu cuaca terasa panas, cahaya matahari masuk langsung lewat jendela, meskipun pemandangan gunung bersalju tampak cantik di bawah sana, akhirnya aku dan temanku memutuskan menutupnya. Ku tengok sekeliling pesawat, kursi tampak banyak yang kosong, dan semua fitur wajahnya asing, tidak ada yang mirip sepertiku yang kurasa punya khas wajah SEA. Mereka tampak menganggap pesawat sebagai rumah sendiri, tidur selonjoran karena sampingnya kursi kosong. Penerbangan yan...

3 Negara : Part 1 - Niat Satu Negara, Eh Jadi Tiga

Bismillah.. Pada awal bulan Februari aku dan temanku pergi ke 3 negara ASEAN, yaitu Thailand, Vietnam, dan Malaysia. Aku sudah janji akan ceritakan pengalaman kami dari PoV-ku. Alasan aku menulis ini, pertama untuk mengabadikan ceritaku, kedua untuk membantu siapapun yang membutuhkan cerita ini. Karena  pada tahap rencana, aku pun membaca puluhan blog sebagai bahan risetku untuk persiapan pergi. Dan aku terbantu oleh tulisan2 traveler tersebut, aku harap demikian tulisanku dapat membantu yang lain. Tulisan ini akan aku bagi menjadi 3 part.  Part 1 : tentang Persiapan Part 2 : tentang Budgeting dan Experience Part 3 : tentang Lessons  Persiapan Solo atau Travel Agent? Aku dan temanku mempersiapkan semuanya tanpa travel agent. Mulai dari riset tempat, akomodasi, transportasi dan lain sebagainya. Kita gak pake Visa ya, karena passport kita bisa izin tinggal ke negara2 itu, cek aja passport kita bisa masuk gratis kemana aja, cari di google ya. Jadi dokumennya cukup passpost...