Langsung ke konten utama

Kepala Dua

Bismillahirrahmanirrahimm..

Alhamdulillah menginjak umur 20 tahun..

Menjadi hal yang harus disyukuri Allah beri kesempatan mencicipi usia dimana mengalami quarter life crisis ..:D

Seperti apa usia 20 tahun?

Sepi, jawabannya sepi. Tak ada teman terbaik, tak ada sahabat terdekat, keluarga tak ingat, pacar apalagi.

Sedih? Engga bisa dibilang sedih sih, tapi suprised usia 20 menjadi titik latihan sendiri, akhir akhir ini aku banyak gagal, aku tuh pengen nangiss, tapi belum tau siapa yang bisa aku ajak bicara. Aku beberapa kali gagal sama usaha aku dan itu  bikin aku bener bener sedih sama down. Aku kaya kehilangan minat berusaha lagi, tapi aku sebelumnya sempet bikin artikel dan dari referensi jurnal yang aku dapet, menulis bisa overcome stress, anxiety sama sad.

ini kenapa aku nulis di blog, aku bisa kembali lagi kesini suatu waktu.. dan menyemangati aku karena udh brjalan jauh.

Hai didit yang berusia 20 tahun, kita mendapati kkecewaan yang banyak sebelumnya, dan belum bisa cope kekecewaan itu sampai sekarang, ditambah beberapa kegagalan baru yang bikin sedih..

Ayo gapapa nangis sekarang, tapi mohon untuk tetap berjuang,berbahagialah 

Alhamdulillah ya Allah semua anggota badan berjalan sesuai fungsi nya dengan baik, Alhamdulillah kuliah online lancar terhindar dari stress, alhamdulillah masih bisa jajan makan dan ketawa, masih normal juga bisa nangiss

ada beberapa dendam yang masih mengganjal, tapi bukan dendam untuk dibalaskan, mungkin hanya bentukk kekecewaan yang besar dari masa lalu..dengan waku sediki demi sedikit pasti terkikis.. its ok

selamat milad, beribadahlah seakan mati besok, dan beraktivitaslah seakan hidup selamanya

berbahagialah, berbahagialah, berbahagialah..Semangat calon Psikolog :D

Mari fokus dan susuri jalan baik, karena orang dengan misi dan tujuan yang sama akan Allah pertemukan, usia 20, SIAP welcoming orang orang baru yang sholeh sholehan pinter bageur, insya Allahh..

BTW kayanya didit kuliah di psikologi tuh emang udh bakat wkwk dari dulu sering jadi tempat pengaduan masalah orang2 hihi

tapi inget ya dit, didit juga manusia pasti perlu orang,, cerita aja sma orang yang didit percaya,, Hwaitinggg my self,, love me so much!!!💗

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Uzbekistan Part II - Kota Tua itu Bernama Bukhara

Bismillah.. Papan Petunjuk Lokasi di Bukhara Aku bergegas turun dari mobil cevrolet tua di depan sebuah stasiun kereta. Sesaat setelah menutup pintu, aku menggeret-geret koper dan berlari kecil menuju pintu stasiun. Udara terasa sangat dingin, disertai butiran salju halus berjatuhan. Halaman stasiun tampak putih. Sebelum masuk, aku dan temanku menyempatkan diri untuk singgah di toko kecil di depan pintu stasiun, kami memberi cemilan dan air mineral sebagai bekal untuk 7 jam perjalanan kereta. Setelah memasuki stasiun, udara seketika menghangat. Kutengok sekeliling, semua wajahnya asing, postur tubuhnya tinggi tegap dengan mantel tebal. Kami cukup kesulitan mencari tempat duduk. Terdengar hingar bingar pengumuman dari sumber pengeras suara, namun semuanya tidak kumengerti. Tidak ada pengumuman susulan berbahasa Inggris. Karena khawatir terlewat, kami segera bertanya ke petugas terkait jadwal keberangkatan kereta, yang ternyata masih menunggu sesuai jadwal di tiket.  Mengantri di St....

Negara ke 5: Uzbekistan Part I

Bismillah.. Seperti memutar kaset film favorit, ingatan tentang perjalananku dua bulan lalu terus muncul di kepala. Mulai kusut karena setiap adegan muncul bersamaan, tampak harus kutulis agar terurai rapih dan tayang dengan baik di otakku. Menuju Tashkent, Ibu Kota Uzbekistan Masih sangat jelas rasanya duduk di pesawat dari Istanbul menuju Tashkent. Melintasi langit Baku, Azerbaijan. Aku memandangi monitor yang lebih jadul daripada pesawat sebelumnya. Lebih susah di zoom dan disentuh, responnya lambat dan layarnya tidak HD. Saat itu cuaca terasa panas, cahaya matahari masuk langsung lewat jendela, meskipun pemandangan gunung bersalju tampak cantik di bawah sana, akhirnya aku dan temanku memutuskan menutupnya. Ku tengok sekeliling pesawat, kursi tampak banyak yang kosong, dan semua fitur wajahnya asing, tidak ada yang mirip sepertiku yang kurasa punya khas wajah SEA. Mereka tampak menganggap pesawat sebagai rumah sendiri, tidur selonjoran karena sampingnya kursi kosong. Penerbangan yan...

3 Negara : Part 1 - Niat Satu Negara, Eh Jadi Tiga

Bismillah.. Pada awal bulan Februari aku dan temanku pergi ke 3 negara ASEAN, yaitu Thailand, Vietnam, dan Malaysia. Aku sudah janji akan ceritakan pengalaman kami dari PoV-ku. Alasan aku menulis ini, pertama untuk mengabadikan ceritaku, kedua untuk membantu siapapun yang membutuhkan cerita ini. Karena  pada tahap rencana, aku pun membaca puluhan blog sebagai bahan risetku untuk persiapan pergi. Dan aku terbantu oleh tulisan2 traveler tersebut, aku harap demikian tulisanku dapat membantu yang lain. Tulisan ini akan aku bagi menjadi 3 part.  Part 1 : tentang Persiapan Part 2 : tentang Budgeting dan Experience Part 3 : tentang Lessons  Persiapan Solo atau Travel Agent? Aku dan temanku mempersiapkan semuanya tanpa travel agent. Mulai dari riset tempat, akomodasi, transportasi dan lain sebagainya. Kita gak pake Visa ya, karena passport kita bisa izin tinggal ke negara2 itu, cek aja passport kita bisa masuk gratis kemana aja, cari di google ya. Jadi dokumennya cukup passpost...