Langsung ke konten utama

Dear Foods Welcome To My Stomach

Bismillah..

Merantau di Jakarta aku coba berbagai macam makanan yang baru aku temui. Resto-resto cepat saji yang tidak buka di kabupaten tempatku berasal, sangat banyak di Jakarta. Kemajuan teknologi mempercepat penyebarann informasi. Meskipun tidur di kostan, buka ponsel banyak video pendek yang mengenalkan dan membuatku memiliki rasa penasaran untuk mencoba banyak makanan.

Biarkan aku, kata-kataku merepresantasikan apa yang dirasakan lidah dan perut dari orang biasa ini..

1. Marugame Udon


Udon dengan pilihan banyak rasa, baik kuah bening, non kuah, menu nasi hingga tempura yang variatif. Dari firts bite hingga after taste bahkan sampe kuahnya abis gak ada perasaan guilty sedikitpun udh makan udon ini. Setiap kunyahan dari awal sampe akhir benar-benar bisa dinikmati. Pilihan minum ada cukup banyak, yang selalu aku beli adalah ocha/lemon tea karena bisa di refill sampe puas. Ada bumbu tambahan seperti potongan  cabai segar, daun bawang dan saus2an lainnya. Serta remahan tempura juga ada yg bisa diambil sepuasnya. Experience makan yang sederhana tapi menyenangkan. Jenis kuah Fav aku tentu saja kuah kuah bening, aku kurang suka dengan yang creamy atau curry. Sekali makan lengkap dgn tempura dan minum biasanya aku merogoh kocek sekitar 100 rb-an.  Mereka kerap kali mengeluarkan menu special yang hanya available dalam kurun waku tertentu, aku berupaya tidak absen mencobanya. Dalam sebulan biasanya sekali aku berkunjung untuk makan bersama kawan. Aku mulai mengenal Udon ini di tahun 2022. Sampai sekarang masih menjadi fav aku. Makanan no.1 yang enak dan selalu mau lagi.

2. Sheirock-ya Ramen


Ketika aku post foto semangkuk udon dari marugame, ada rekan yang mereply dan menyarankan mencicipi ramen Sehirock ya. Rekan lainpun ada yang mengatakan, itu adalah ramen terenak yang pernah ia coba. Aku pecinta mie mie an tentu saja langsung penasaran. Mengingat outlet makanan ini ada tepat disamping gedung kampusku. Namun, selalu saja rame dan tak sempat. Setelah cukup lama, aku bersama salah seorang teman pergi kesana untuk mencobanya. Antriannya luar biasa. Kita harus exta sabar. Aku lupa nama menunya, kita membeli menu ini setelah research menu terenak yang direkomendasikan oleh influencer2 sosmed. Setelah mangkuk berisi ramen ini datang, aku sangat penasaran, dapatkah ramen ini menggeser posisi Marugame Udon di daftar makanna fav aku? Ternyataaa

...suapan pertama begitu enakk rasanya, tapi euforianya habis ditengah-tengah. Lebih lama lagi merasa makan mie biasa pada umumnya. Jadi, tahta Marugame Udon tidak tergeser sejengkal pun hehe

3. Kimukatsu

Aku direkomendasikan temanku, katanya ini katsu terenak tapi pricey. Kemudian aku mencoba beli paket bento lewat aplikasi ojol, kalo gak salah di harga 40-an. Memang, rasanya enakk banget, semua menu bisa kumakan. Aku jadi penasaran experience makan di tempatnya langsung dengan menu yang lain. Akhirnya aku bersama beberapa rekan buka puasa bersama di outlet Gandaria City. Tempatnya besar dan sejuk, menu yang kumakan adalah Gykatsu Cheese di harga 100k-an diluar minum. Experience memanggang by my self makin mmebuatnya berkesan. Rasanya enak, tapi entah kenapa aku lebih menyukai menu bento saat makan di kost. Lebih berkesan dalam setiap suapannya.

4. Pho 24 Vietnamese

 

Karena sering makan di marugame udon outlet gandaria city yang mana bersebrangan engan otlet pho 24 Vietnamese, aku jadi penasaran. Makanna apakah itu?. Ketika bln Ramadhan aku hendak berbuka disana, ternyata full booked. Akhirnya di bulan Mei 2023 aku coba mengunjungi outletnya di Senayan City bersama seorang rekan. Akhirnya aku coba menu pho beef dan es lechee tea. Rasanya seperti seangkuk sup yang hangat. Berisi mie tipis seperti bihun, tauge dan irisan daging sapi. Kuahnya bening, bukan tipe makanan yang kaya rasa. Sepertinyasegar dimakan saat pilek. Namun oke dimakan orang sehat. Aku sendiri tidak masalah jika suatu saat makan kembali di sini. Harga permangkuknya dikisaran 60-70an.

5. Tom Sushi 

First experience makan di sini ditraktir teman. Rasa sushinya enak, tidak terlalu pricey, experience makannya juga menyenangkan. Harganya ada yang 10, 15, 20 sampai 25 ribu. Makananya berputar, jadi tinggal ambil, tahu harganya dari warna piring. Makan sendiri atau barengan temen akan seru. Rasanya juga enak, jadi gak akan menyesal di akhir haha. Waktu itu beli dioutlet PIM, pelayananya juga baik mereka menjelaskan bagaimana teknis makannya sebelum kita mulai makan, helpful. Tapi kalo hendak duduk berlama2, sambil ngerjain tugas dan ngbrol lain2, bukan di sini tempat yg tepat.

6. Subway


 

Termasuk makanan yg beberapa kali kucoba. Artinya tdk membuat menyesal haha. Sandwichnya enak dan mengenyangkan. Biasanya aku makan bersama teman, makan ditempat dengan emesan segelas lemon tea, merogoh kocek 70k-an. Pernah makan di outlet Melawai dan dekat Sarinah, lebih luas outlet melawai cocok untuk berlama-lama dan bersantai.

7. Mie Gacoan

 

Sudahlah, kalau mie ini makanan sunnah anak kost, mahasiswa dan remaja haha. Harganya murah, rasanya enak, porsinya banyak.

8. Menu Nasi Family Mart 

 


Salah satu outletnya ada depan kampusku. Sehingga jadi langganan mahasiswa. Hargany amurah dan menunya banyak pilihan. Dari beberapa menu nasi yang pernah kucoba, seperti karaage, chicken spicy buldak, chicken curry dan original fried chicken, yang paling enak buatku adalah Paket Ayam Sambel Cobek. Harganya 15 rebu. Berisi ayam goreng tepung, mie, sambal cobek dan nasi. Enak banget, setiap hendak makan nasi dari sini, aku selalu mmebeli menu ini. Kenyang, enak, murah. Ngerti banget bikin menu nasi ada mienya, Indonesia bgt kan hehe. Kalo pilihan minumnya yang enak bgt menurutku ada di matchanya, jadi bare minimum dalam standar permatchaan lidahku.

9. Es Krim Ragusa

 

Rasa eskrimnya segar meskipun rasa vanilla. Tempatnya otentik, dekat masjid Istiqlal. Harnya pricey karena bernilai historis. Katanya es krim tertua se Indo. Tapi dengan beragam pilihan es krim jaman skrg dan harg yang variatif. Eskrim ini menjadi pekalaman not my choice to be fav.

10. Soursally

 Nyobain frozen black yoghurt. Enak. Sepertinya akan beli lagi, terlbih sehat. Topingnya mochi dan buah2an biar lebih enak.

11. Boost

 Beli smoothies burberry, enak dan segar untuk nyemil, bisa jadi ospsi beli ini kalau gabut di mall dan gak ingin makanan berat.

Next cb apalagi yaa?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Uzbekistan Part II - Kota Tua itu Bernama Bukhara

Bismillah.. Papan Petunjuk Lokasi di Bukhara Aku bergegas turun dari mobil cevrolet tua di depan sebuah stasiun kereta. Sesaat setelah menutup pintu, aku menggeret-geret koper dan berlari kecil menuju pintu stasiun. Udara terasa sangat dingin, disertai butiran salju halus berjatuhan. Halaman stasiun tampak putih. Sebelum masuk, aku dan temanku menyempatkan diri untuk singgah di toko kecil di depan pintu stasiun, kami memberi cemilan dan air mineral sebagai bekal untuk 7 jam perjalanan kereta. Setelah memasuki stasiun, udara seketika menghangat. Kutengok sekeliling, semua wajahnya asing, postur tubuhnya tinggi tegap dengan mantel tebal. Kami cukup kesulitan mencari tempat duduk. Terdengar hingar bingar pengumuman dari sumber pengeras suara, namun semuanya tidak kumengerti. Tidak ada pengumuman susulan berbahasa Inggris. Karena khawatir terlewat, kami segera bertanya ke petugas terkait jadwal keberangkatan kereta, yang ternyata masih menunggu sesuai jadwal di tiket.  Mengantri di St....

Negara ke 5: Uzbekistan Part I

Bismillah.. Seperti memutar kaset film favorit, ingatan tentang perjalananku dua bulan lalu terus muncul di kepala. Mulai kusut karena setiap adegan muncul bersamaan, tampak harus kutulis agar terurai rapih dan tayang dengan baik di otakku. Menuju Tashkent, Ibu Kota Uzbekistan Masih sangat jelas rasanya duduk di pesawat dari Istanbul menuju Tashkent. Melintasi langit Baku, Azerbaijan. Aku memandangi monitor yang lebih jadul daripada pesawat sebelumnya. Lebih susah di zoom dan disentuh, responnya lambat dan layarnya tidak HD. Saat itu cuaca terasa panas, cahaya matahari masuk langsung lewat jendela, meskipun pemandangan gunung bersalju tampak cantik di bawah sana, akhirnya aku dan temanku memutuskan menutupnya. Ku tengok sekeliling pesawat, kursi tampak banyak yang kosong, dan semua fitur wajahnya asing, tidak ada yang mirip sepertiku yang kurasa punya khas wajah SEA. Mereka tampak menganggap pesawat sebagai rumah sendiri, tidur selonjoran karena sampingnya kursi kosong. Penerbangan yan...

3 Negara : Part 1 - Niat Satu Negara, Eh Jadi Tiga

Bismillah.. Pada awal bulan Februari aku dan temanku pergi ke 3 negara ASEAN, yaitu Thailand, Vietnam, dan Malaysia. Aku sudah janji akan ceritakan pengalaman kami dari PoV-ku. Alasan aku menulis ini, pertama untuk mengabadikan ceritaku, kedua untuk membantu siapapun yang membutuhkan cerita ini. Karena  pada tahap rencana, aku pun membaca puluhan blog sebagai bahan risetku untuk persiapan pergi. Dan aku terbantu oleh tulisan2 traveler tersebut, aku harap demikian tulisanku dapat membantu yang lain. Tulisan ini akan aku bagi menjadi 3 part.  Part 1 : tentang Persiapan Part 2 : tentang Budgeting dan Experience Part 3 : tentang Lessons  Persiapan Solo atau Travel Agent? Aku dan temanku mempersiapkan semuanya tanpa travel agent. Mulai dari riset tempat, akomodasi, transportasi dan lain sebagainya. Kita gak pake Visa ya, karena passport kita bisa izin tinggal ke negara2 itu, cek aja passport kita bisa masuk gratis kemana aja, cari di google ya. Jadi dokumennya cukup passpost...